4 Penyebab Benjolan Di Belakang Telinga


Penyebab Benjolan Di Telinga – Meskipun benjolan di telinga bukan merupakan penyakit yang berbahaya dan tidak menyakitkan, akan tetapi keberadaan benjolan di belakang telinga akan sangat mengganggu. Karena dalam beberapa kasus, benjolan di belakang telinga bisa terus membesar jika terus di abaikan.

Benjolan di belakang telinga biasanya bisa di sembuhkan hanya dengan mengkonsumsi obat yang di berikan oleh dokter. Namun dalam beberapa kasus, benjolan ini bisa menandakan adanya masalah kesehatan lainnya yang lebih serius. Dan harus melakukan tindakan operasi sesegera mungkin.

Radang tenggorokan dan infeksi mononucleosis yang di sebabkan oleh infeksi bakteri dan virus, bisa menyebabkan adanya suatu pembengkakan di dalam dan di sekitar leher hingga ke wajah. Sehingga dapat menwimbulkan benjolan di belakang telinga. Selain dari pada itu, benjolan di belakang telinga juga bisa di akibatkan oleh adanya infeksi HIV/AIDS , campak, dan cacar.

Penyebab Munculnya Benjolan Di Belakang Telinga

1. Otitis Media
Otitis Media merupakan suatu infeksi di telinga pada bagian tengahnya. Infeksi ini bisa menyebabkan suatu peradangan dan penumpukan cairan di belakang gendang telinga. Gejala tersebut bisa mengakibatkan suatu benjolan di belakang telinga yang bisa terlihat.

Otitis media kebanyakan bisa hilang dengan sendirinya, tanpa memerlukan suatu pengobatan dalam waktu 3-5 hari. Namun, jika sudah di butuhkan, anda bisa mengkonsumsi obat ibuprofen dan paracetamol untuk meredakan demam tinggi dan nyeri. Tentunya akan lebih efektif dan anda dianjurkan untuk segera menemui dokter jika anda mengalami ada benjolan di belakang telinga.

2. Mastoiditis
Kalau infeksi telinga yang Anda derita tidak diobati, bakteri dari tengah telinga dapat menyebar ke tulang mastoid yang berada di belakang telinga dan menyebabkan mastoiditis. Akibatnya akan timbul benjolan di belakang telinga yang disertai nanah, demam, radang, dan keluarnya cairan dari dalam telinga. Mastoiditis bisa diobati dengan antibiotik oral, obat tetes telinga, dan pembersihan telinga rutin oleh dokter. Jika pengobatan tersebut tidak berhasil, operasi mungkin diperlukan untuk mencegah terjadinya komplikasi lebih lanjut.

3. Abses
Abses terjadi ketika tubuh melawan bakteri atau virus penyebab infeksi di sel atau jaringan tubuh. Untuk memerangi virus atau bakteri, tubuh kita mengirim sel darah putih ke tempat yang terinfeksi, misalnya di belakang telinga. Sel darah putih, bakteri, sel, dan jaringan tubuh yang bertempur dan mati kemudian akan menumpuk dalam bentuk nanah dan mengakibatkan benjolan di belakang telinga.

Abses yang kecil kemungkinan bisa mengecil, mengering, dan hilang secara alami tanpa pengobatan apa pun. Namun, abses yang lebih besar perlu diobati dengan antibiotik. Nanahnya pun perlu dikeringkan dengan bantuan dokter.

4. Limfadenopati
Limfadenopati merupakan suatu pembengkakan kelenjar getah bening yang biasanya di sebabkan oleh suatu infeksi, peradangan, atau kanker. Tidaklah aneh jika kelenjar yang ada di bawah leher, lengan, panggul, dan belakang telinga ini menjadi bengkak sewaktu-waktu. Lebih baik anda segera menemui dokter untuk melakukan pemeriksaan.

Selain infeksi, beberapa penyebab lain juga dapat menyebabkan benjolan di belakang telinga, diantaranya:

  • Lipoma, benjolan lemak yang tumbuh di antara lapisan kulit. Bisa tumbuh di mana saja, termasuk di belakang telinga dan hampir selalu tidak berbahaya.
  • Kista sebasea, benjolan bukan kanker yang muncul di sekitar kelenjar sebase.
  • Jerawat

Kebanyakan benjolan di belakang telinga memang cenderung tidak berbahaya, namun akan lebih aman jika Anda segera mendatangi dokter apabila hal tersebut terjadi pada diri anda atau keluarga anda.

BACA JUGA :

CARA MENGHILANGKAN BENJOLAN DI BELAKANG TELINGA

CARA MENGOBATI TELINGA BERAIR DAN GATAL

CARA MENGOBATI SAKIT TELINGA BAGIAN DALAM

CARA MENGHILANGKAN BENGKAK SENDI

CARA MENGOBATI ASAM LAMBUNG SECARA ALAMI

MAKANAN PENURUN ASAM LAMBUNG TINGGI

CIRI CIRI INFEKSI RAHIM

CARA MENGOBATI HERNIA TANPA OPERASI


Leave a Reply