6 Gejela Penyempitan Pembuluh Darah Yang Harus Di Waspadai


Penyempitan pembuluh darah (Aterosklerosis) merupakan sebuah gangguan umum dimana terjadi pengerasan pada arteri. Hal ini disebabkan oleh pembekuan endapan lemak, kolesterol, dan subtansi lainnya yang bersama sama dikenal sebagai plak di dinding arteri selama bertahun tahun.

Pembentukan plak di dinding terjadi seiring berjalannya waktu, faktor gaya hidup seperti merokok, makanan tinggi lemak, minuman alkohol berlebihan dan kurang olahraga turut berkontribusi pada kekakuan arteri dan tingkat kolesterol darah yang tinggi. Dampak dari aterosklerosis dapat mengancam nyawa.

Akibat Aterosklerosis yang paling lazim adalah tekanan darah tinggi. Dengan pengerasan arteri dan pembentukan plak, aliran darah terhalang sehingga tidak dapat dialirkan secara efektif ke berbagai bagian tubuh. Hal ini dapat menyebabkan kerusakan jaringan atau kematian, yang dikenal pula dengan nekrosis.

Pembekuan darah dapat terbentuk di dalam arteri dan juga menyebabkan jalan aliran terhalang. Jika potongan plak terlepas dari dinding arteri dan pindah ke pembuluh darah yang lebih kecil, hal ini dapat menyebabkan penyumbatan lain di aliran darah. Dalam kasus yang lebih serius, tonjolan dalam pembuluh darah yang terbentuk akibat tekanan darah tinggi dapat pecah dan menyebabkan orang mengalami pendarahan internal hingga nyawanya tidak dapat terselamatkan.

Sedangkan menurut dr. Yosephine. S (dokter lulusan Universitas Kristen Indonesia, Jakarta (2006 – 2012), sumber : Alodokter.com), mengatakan bahwa Penyumbatan otak merupakan hal yang sebaiknya diwaspadai. Penyumbatan di otak dapat berarti 2 hal, yaitu penyumbatan pembuluh darah di otak ataupun penyumbatan aliran cairan otak di dalam rongga otak. Bila yang dimaksud adalah penyumbatan pembuluh darah otak, maka hal tersebut lebih dikenal dengan istilah stroke. Namun bila sumbatannya di saluran cairan otak, maka hal tersebut disebut dengan hidrosefalus.

Penyempitan pembuluh darah otak sering disebabkan karena pola hidup yang tidak baik seperti merokok, kadar kolesterol dalam darah yang tidak terkontrol, adanya sakit diabetes, faktor stress, dan lainnya. Sedangkan hidrosefalus sering disebabkan karena penyakit lain seperti infeksi otak, tumor otak, dan lain-lain. Penyempitan pembuluh darah di otak akan berlanjut pada keadaan dimana bagian otak tidak mendapatkan suplai oksigen yang menyebabkan jaringan otak menjadi mati atau mengalami iskemik sehingga bagian otak yang mempersarafi bagian tubuh tertentu menjadi rusak. Hal inilah yang selanjutnya menyebabkan rasa kesemutan, baal, atau anggota gerak tidak dapat digerakkan seperti susah berjalan, susah mengangkat tangan, tidak bisa menggenggam, dan lain-lain.

Faktor Penyebab Penyempitan Pembuluh Darah

1. Faktor Usia

2. Makanan yang tidak sehat. Seperti mengandung kelosterol, lemak tak jenuh yang menumpuk di bawah kulit dalam waktu lama tanpa control makan juga akan mengakibatkan lubang-lubang pada pembuluh darah menjadi kotor dan menyempit akibat lemak dan kolesterol

3. Penyempitan pembuluh darah yang menyebabkan pasokan oksigen ke kepala dan otak menjadi tersendat sehingga memicu berbagai gangguan penyakit ringan lainnya.

Gejala Penyempitan Pembuluh Darah

  • Pada dada sebelah kiri sakit seperti tertusuk. Dada sebelah kiri berhubungan dengan organ pemompa darah yaitu jantung. Penyempitan di pembuluh darah sekitar jantung dapat mengakibatkan rasa nyeri seperti ditusuk. Bahkan rasa nyeri bisa menjalar hingga ke daerah di sekitar leher. Nyeri dada juga bisa menjadi tanda-tanda dari serangan jantung.
  • Sering mengalami pusing di belakang kepala. Yang di akibatkan oleh penyempitan pembuluh darah pada sekitar kepala. Penyempitan ini lantaran kolesterol yang membentuk plak di pembuluh darah apabila di biarkan maka pembuluh darah akan mengalami pecah dan mengakibatkan stroke
  • Tengkuk dan pundak terasa pegal. Pegal pada tengkuk dan pundak merupakan implikasi dari aliran darah tidak lancar pada pembuluh darah di daerah tersebut, dan disebabkan adanya penyempitan pembuluh dari kolesterol
  • Pegal pada tangan dan kaki. Pembuluh darah di tangan dan kaki juga dapat tersumbat akibat penumpukan kolesterol. Pegal di tangan dan kaki akibat penumpukan kolesterol biasanya terjadi terus-menerus meskipun tidak melakukan aktivitas yang terlalu berat.
  • Sering mengalami kesemutan pada tangan dan kaki. Hampir sama dengan pegal, kesemutan merupakan implikasi dari aliran darah yang tidak lancar di bagian tubuh tertentu. Kesemutan berhubungan dengan saraf yang tidak mendapat aliran darah

 Itulah beberapa gejala penyempitan pembuluh darah yang harus benar-benar anda waspadai. Semoga dengan anda membaca artikel penting ini, menjadi lebih luas wawasan anda untuk tetap hidup sehat.

BACA JUGA :

OBAT PENYEMPITAN PEMBULUH DARAH JANTUNG

MENCEGAH SINUSITIS AGAR TIDAK KAMBUH

CARA MENGHILANGKAN BINTIK PUTIH DI PUNGGUNG

MENGATASI INFEKSI GINJAL DI APOTIK

CARA MENGATASI SAKIT KEPALA BAGIAN BELAKANG

CARA MENGATASI SERING SAKIT PUNDAK

CARA MENGATASI JARI TANGAN KAKU

BIAYA OPERASI POLIP HIDUNG


Leave a Reply